Tampilkan postingan dengan label Information of Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Information of Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 November 2014

Kelebihan Ayat Kursi




Dari Anas bin Malik r.a. berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda : Apabila seseorang dari umatku membaca ayat Kursi 12 kali, kemudian dia berwuduk dan mengerjakan solat subuh, nescaya Allah akan menjaganya dari kejahatan syaitan dan darjatnya sama dengan orang yang membaca seluruh al-Qur'an sebanyak tiga kali, dan pada hari kiamat ia akan diberi mahkota dari cahaya yang menyinari semua penghuni dunia."
Berkata Anas bin Malik, "Ya Rasulullah, apakah hendak dibaca setiap hari?"

Sabda Rasulullah S.A.W, " Tidak, cukuplah membacanya pada setiap hari Jumaat."
Umat-umat dahulu hanya sedikit sahaja yang mempercayai rasul-rasul mereka dan itu pun apabila mereka melihat mukjizat secara langsung. Kita sebagai umat Islam tidak boleh ragu-ragu tentang apa yang diterangkan oleh Allah dan Rasul. Janganlah kita ragu-ragu tentang al-Qur'an, hadis dan sunnah Rasul kita. Janganlah kita menjadi seperti umat yang terdahulu yang mana mereka itu lebih suka banyak bertanya dan hendak melihat bukti-bukti terlebih dahulu sebelum mereka beriman.

Setiap satu yang dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W kepada kita adalah untuk kebaikan kita sendiri. Rasulullah S.A.W menyuruh kita mengamalkan membaca surah Kursi. Kehebatan ayat ini telah ditearngkan dalam banyak hadis. Kehebatan ayat Kursi ini adalah untuk kita juga, yakni untuk menangkis gangguan syaitan dan kuncu-kuncunya di samping itu kita diberi pahala.

Kamis, 28 Agustus 2014

Steps to Continue Doing Good Deeds after Ramadan (Part 2)




Here are some steps of continuing to do good deeds after Ramadan:

- Acquire knowledge about the biographies of the righteous believers by reading books and listening to tapes and CDs, especially the biographies of the Companions of the Prophet sallallaahu `alayhi wa sallam ( may Allaah exalt his mention ) since this will instill determination and a strong will.

- Listen to a variety of Islamic tapes and CDs of Islamic lectures and discourses. Visit the shops that sell Islamic recordings every now and then.

- Be keen on performing the obligatory acts of worship such as the five daily prayers and make up for the missed fasts of Ramadan due to the great benefit carried by the obligatory acts of worship.


repost from "We Are Muslims Official"

Selasa, 26 Agustus 2014

Steps to Continue Doing Good Deeds after Ramadan




Here are some steps of continuing to do good deeds after Ramadan:

1. First, seek the support of Allaah The Almighty, beseeching Him to guide you to the right path and help you remain steadfast in faith. Allaah The Almighty praised the supplication of those who are firmly grounded in knowledge when they said (what means): {"Our Lord, Let not our hearts deviate after You have guided us and grant us from Yourself mercy. Indeed, You are the Bestower.} [Quran 3: 8]

2. Be keen on being in the company of the righteous and attending the assemblies of Thikr (remembrance of Allaah The Almighty) such as religious lectures and visiting righteous people privately.

Jumat, 25 Juli 2014

What does it mean Laylat Al-Qadr ??




The expression Laylat Al-Qadr actually means “The Night of Power” or “The Night of Decree”. This was the night on which the Quran started being revealed (over a time span of 23 years) from God the Almighty to His messenger Muhammad (peace and blessings be upon him). Allah says what means:

{Verily! We have sent it [the Quran] down on the Night of Decree (Laylat Al-Qadr). And what will make you know what the Night of Decree is? The Night of Decree is better than a thousand months. Therein descend the angels and the ruh [Gabriel] by Allah's Permission with all decrees. Peace… until the break of dawn.} (Al-Qadr 97:1-7) 

Ibn Kathir, a famous scholar who wrote one of the most famous interpretations of Quran commented on the phrase: (Therein descend the angels and the ruh):

“This means that the descending of the angels increases during this night, due to the vast amount of its blessings. And, the angels descend along with the descent of blessing and mercy, just as they descend during the time when the Quran is recited. They encompass the gatherings in which Allah is remembered and spread their wings for the true seeker of knowledge, showing respect for him.”

Rabu, 23 Juli 2014

Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar



Ketahuilah hamba yang taat -mudah-mudahan Allah menguatkanmu degan ruh dari-Nya dan membantu dengan pertolongan-Nya- sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menggambarkan paginya malam Lailatul Qadar agar seorang muslim mengetahuinya.

Dari 'Ubay Radhiyallahu 'anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi" [Hadits Riwayat Muslim 762]

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Kami menyebutkan malam Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda.

"Artinya : Siapa di antara kalian yang ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah" [4]
***[4]. Muslim 1170. Perkataan : "Syiqi jafnah" syiq artinya setengah, jafnah artinya bejana. Al-Qadhi 'Iyadh berkata : "Dalam hadits ini ada isyarat bahwa malam Lailatul Qadar hanya terjadi di akhir bulan, karena bulan tidak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di akhir-akhir bulan".

Cara Mencari Malam Lailatul Qadar



Sesungguhnya malam yang diberkahi ini, barangsiapa yang diharamkan untuk mendapatkannya, maka sungguh telah diharamkan seluruh kebaikan (baginya). Dan tidaklah diharamkan kebaikan itu, melainkan (bagi) orang yang diharamkan (untuk mendapatkannya). Oleh karena itu dianjurkan bagi muslimin (agar) bersemangat dalam berbuat ketaatan kepada Allah untuk menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala-Nya yang besar, jika (telah) berbuat demikian (maka) akan diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Barang siapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu" [Hadits Riwayat Bukhari 4/217 dan Muslim 759]

Disunnahkan untuk memperbanyak do'a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu 'anha, (dia) berkata : "Aku bertanya, "Ya Rasulullah ! Apa pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi), apa yang harus aku ucapkan ?" Beliau menjawab, "Ucapkanlah :
"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul afwa fa'fu'annii"
"Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan mencintai orang yang meminta ampunan, maka ampunilah aku" [2]
***[2]. Hadits Riwayat Tirmidzi 3760, Ibnu Majah 3850 dari Aisyah, sanadnya Shahih. Lihat syarahnya Bughyatul Insan fi Wadhaifi Ramadhan hal. 55-57 karya Ibnu Rajab Al-Hambali.

Senin, 21 Juli 2014

Reading Qur'an in Ramadan




It is the only religious sacred writing which has been in circulation for such a long time and yet remains as pure as it was in the beginning. The Quran was kept intact. Nothing was added to it; nothing was changed in it; and nothing was taken away from it ever since it was completely revealed 1400 years ago.

Jumat, 11 Juli 2014

Doa-Doa Rasulullah



Doa adalah ibadah yang sangat agung, yang tidak boleh dipalingkan kepada selain Allah Subhanahu wata’ala. Hakikat doa adalah menunjukkan ketergantungan kita kepada Allah Ta’ala dan berlepas diri dari daya dan upaya makhluk. Doa merupakan tanda Ubudiyah (penghambaan diri secara totalitas kepada Allah Ta’ala). Doa juga merupakan lambang kelemahan manusia. Di dalam ibadah doa terkandung pujian terhadap Allah Ta’ala. Disamping itu terkandung juga sifat penyantun dan pemurah bagi Allah Ta’ala. Oleh sebab itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : 
"Doa itu adalah ibadah." (HR. Tirmidzi) 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah seorang yang banyak berdoa, memohon dan menunjukkan ketergantungan kepada Allah Subhanahu wata’ala. Beliau sangat menyukai kalimat-kalimat yang ringkas namun sarat makna dan juga menyukai ucapan-ucapan doa. 

Di antara doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah : 
"Ya Allah, tolonglah daku dalam menjalankan agama yang merupakan pelindung segala urusanku. Elokkanlah urusan duniaku yang merupakan tempat aku mencari kehidupan. Elokkanlah urusan akhiratku yang merupakan tempat aku kembali. Jadikanlah kehidupanku ini sebagai tambahan segala kebaikan bagiku dan jadikanlah kematianku sebagai ketenangan bagiku dari segala kejahatan." (HR. Muslim) 

Kamis, 10 Juli 2014

Ramadhan ^^




In this month Ramadan, we have a greater urge and desire to do good deeds. This month becomes the month of virtues and blessings for us. This is the month about which the Prophet (peace and blessings be upon him) said :

“When the first night of Ramadan comes, the devils and rebellious jinns are put in chains and the doors of hell are closed, none of them remains open. The doors of heaven are open and none of them remains closed. And a caller calls, ‘O seeker of goodness, come forward, and O seeker of evil, desist. And Allah has many (in this month) who will be freed from Hell.’ This announcement is made every night."

(Reported by al-Tirmidhi, Hadith no. 618)

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Download song of Maher Zain - Ramadhan : here
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


repost from site "We Are Muslims"

Senin, 07 Juli 2014

Adab Puasa



Ketahuilah bahwasanya puasa tidak sempurna kecuali dengan merealisasikan enam perkara, yaitu : 
  1. Menundukkan pandangan serta menahannya dari pandangan-pandangan liar yang tercela dan dibenci. 
  2. Menjaga lisan dari berbicara tak karuan, menggunjing, mengadu domba dan dusta. 
  3. Menjaga pendengaran dari mendengarkan setiap yang haram atau yang tercela.
  4. Menjaga anggota tubuh lainnya dari perbuatan dosa. 
  5. Hendaknya tidak memperbanyak makan. 
  6. Setelah berbuka, hendaknya hatinya antara takut dan harap. Sebab ia tidak tahu apakah puasanya diterima, sehingga ia termasuk orang-orang yang dekat kepada Allah, ataukah ditolak, sehingga ia termasuk orang-orang yang dimurkai. Hal yang sama hendaknya ia lakukan pada setiap selesai melakukan ibadah. (Lihat Mau'idzatul Mukminiin min Ihyaa'i Uluumid Diin, hlm. 59-60.) 

Manfaat Puasa



Puasa memiliki beberapa manfaat, ditinjau dari segi kejiwaan, sosial dan kesehatan, di antaranya : 

  • Beberapa manfaat, puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri, yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama.
  • Termasuk manfaat puasa secara sosial adalah membiasakan umat berlaku disiplin, bersatu, cinta keadilan dan persamaan, juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orang-orang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan.
  • Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usus-usus, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut. 
  • Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. Karena berlebihan, baik dalam makan maupun minum serta menggauli isteri, bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan. 

Sedekah di Bulan Ramadhan



Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas raldhiallahu 'anhuma, ia berkata : 

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan kepadanya Al-Qur'an. Jibril menemui beliau setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan kepadanya Al-Qur'an. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika ditemui Jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus. 

Hadits ini diriwayatkan pula oleh Ahmad dengan tambahan:
"Dan beliau tidak pernah dimintai sesuatu kecuali memberikannya. " 

Dan menurut riwayat Al-Baihaqi, dari Aisyah radhiallahu 'anha :
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jika masuk bulan Ramadhan membebaskan setiap tawanan dan memberi setiap orang yang meminta. " 

Kedermawanan adalah sifat murah hati dan banyak memberi. Allah pun bersifat Maha Pemurah, Allah Ta'ala Maha Pemurah, kedermawanan-Nya berlipat ganda pada waktu-waktu tertentu seperti bulan Ramadhan. 

Minggu, 06 Juli 2014

Hukum Orang yang Tidak Berpuasa Ramadhan



Diperbolehkan tidak puasa pada bulan Ramadhan bagi empat golongan : 


Orang sakit yang berbahaya baginya jika berpuasa dan orang bepergian yang boleh baginya mengqashar shalat. Tidak puasa bagi mereka berdua adalah afdhal, tapi wajib menggadhanya. Namun jika mereka berpuasa maka puasa mereka sah (mendapat pahala). Firman Allah Ta'ala:

" …..Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain... " (Al-Baqarah:184).

Maksudnya, jika orang sakit dan orang yang bepergian tidak berpuasa maka wajib mengqadha (menggantinya) sejumlah hari yang ditinggalkan itu pada hari lain setelah bulan Ramadhan. 


Wanita haid dan wanita nifas: mereka tidak berpuasa dan wajib mengqadha. Jika berpuasa tidak sah puasanya. Aisyah radhiallahu 'anha berkata :

"Jika kami mengalami haid, maka diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan menggadha shalat. " (Hadits Muttafaq 'Alaih). 

Sunah-Sunah Puasa



1. Mengakhirkan sahur sampai akhir waktu malam, selama tidak dikhawatirkan terbit fajar. 


2. Segera berbuka puasa bila benar-benar matahari terbenam. 


3. Memperbanyak amal kebaikan, terutama menjaga shalat lima waktu pada waktunya dengan berjamaah, menunaikan zakat harta benda kepada orang-orang yang berhak, memperbanyak shalat sunat, sedekah, membaca Al-Qur'an dan amal kebajikan lainnya. 


4. Jika dicaci maki, supaya mengatakan: "Saya berpuasa," dan jangan membalas mengejek orang yang mengejeknya, memaki orang yang memakinya, membalas kejahatan orang yang berbuat jahat kepadanya; tetapi membalas itu semua dengan kebaikan agar mendapatkan pahala dan terhindar dari dosa. 


5. Berdo'a ketika berbuka sesuai dengan yang diinginkan. Seperti membaca do'a :

"Ya Allah hanya untuk-Mu aku beupuasa, dengan rizki anugerah-Mu aku berbuka. Mahasuci Engkau dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah, terimalah amalku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui " 


6. Berbuka dengan kurma segar, jika tidak punya maka dengan kurma kering, dan jika tidak punya cukup dengan air. 


Semoga Bermanfaat ^^

Kekhususan dan Keistimewaan Bulan Ramadhan



1. Puasa Ramadhan adalah rukun keempat dalam Islam. Firman Allah Ta'ala :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan asas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. "(Al-Baqarah : 183).
Sabda Nabi :
Islam didirikan di atas lima sendi, yaitu: syahadat tiada sembahan yang haq selain Allah dan Muhammad adalah rasul Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi hajike Baitul Haram. " (Hadits Muttafaq 'Alaih).

Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab untuk mendapatkan ampunan dosa-dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya. Firman Allah dalam hadits yang disampaikan oleh Nabi:

"Puasa itu untuk-Ku dan Aku langsung membalasnya. Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum dari pada aroma kesturi." (Hadits Muttafaq 'Alaih).

Keutamaan Puasa



1. Dalil : 

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu, bahwa Nabi bersabda: 

"Setiap amal yang dilakukan anak Adam adalah untuknya, dan satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya bahkan sampai tujuh ratus kali lipat. Allah Ta'ala berfirman, 'Kecuali puasa, itu untuk-Ku dan Aku yang langsung membalasnya. la telah meninggalkan syahwat, makan dan minumnya karena-Ku.' Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Tuhannya. Sungguh, bau mulut orang berpuasa lebih harum daripada aroma kesturi." 


2. Bagaimana ber-taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah? 

Perlu diketahui, bahwa ber-taqarrub kepada Allah tidak dapat dicapai dengan meninggalkan syahwat ini -yang selain dalam keadaan berpuasa adalah mubah- kecuali setelah ber-taqarrub kepada-Nya dengan meninggalkan apa yang diharamkan Allah dalam segala hal, seperti: dusta, kezhaliman dan pelanggaran terhadap orang lain dalam masalah darah, harta dan kehormatannya. Untuk itu, Nabi bersabda : "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya dari makan dan minum." (HR. Al-Bukhari). 

Keutamaan Bulan Ramadhan



1. Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu: 

Adalah Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa'." (HR. Ahmad dan An-Nasa'i)


2. Dari Ubadah bin AshShamit, bahwa Rasulullah bersabda: 

"Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do'a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini. " (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya).

Jumat, 04 Juli 2014

Site of Muslim Guide



Site of Muslim Guide : http://www.newmuslim-guide.com/en 


Islam is not a religion that looks at other religions are bad or wrong. We (Muslims) are taught to mutually respect each other. We ( muslim ) loves peace too.

It also delivered Maher Zain (a singer religious) in his songs.
You can browsing and download his song.
Or you can download his song in this blog ---> http://maherzain-blog.blogspot.com/


more information about islam : http://www.newmuslim-guide.com/en



Islam is a Moderate Religion



Islam is a moderate religion which follows a middle course between exaggeration and negligence, extremism and total rejection of religion. This moderation pervades all acts of worship and rituals.

It is for this reason that Allah I commands the Prophet r, his companions and the believers at large to observe moderation, which can be realised by doing two things:

- Adhering to religion and honouring Allah’s sacred rites.
- Avoiding exaggeration and extremism

The Qur’an says, “Keep to the right course as you have been commanded, and also those who turn with you to Allah, and do not exceed the bounds. He sees what you do.” (Soorat Hood, 11:112)

This means: Be steadfast in following the truth, to the best of your ability, without overstepping the limits through exaggeration and extremism.






repost from : We Are Muslims

Rabu, 02 Juli 2014

What is Ramadan?



Ramadan is a Muslim religious observance that takes place during the ninth month of the Islamic calendar, believed to be the month in which the Qur'an began to be revealed.

The name "Ramadan" is taken from the name of this month; the word itself derived from an Arabic word for intense heat, scorched ground, and shortness of rations. It is considered the most venerated and blessed month of the Islamic year. Prayers, sawm (fasting), charity, and self-accountability are especially stressed at this time; religious observances associated with Ramadan are kept throughout the month.




repost from : We Are Muslims

Contact

Diberdayakan oleh Blogger.
emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.